Mengapa imunitas tidak diturunkan lewat DNA?

 Sebenarnya imunitas itu diturunkan melalui DNA. Hanya saja studi yang meneliti di bidang ini belum begitu banyak.

Untuk memahami dari awal biar saya jelaskan dengan sederhana. Imunitas dibagi menjadi 2 yaitu :

  • sistem kekebalan bawaan ( innate immune system)[1]

berupa hambatan pelindung seperti misalnya kulit, mucus (lendir), sel spesifik, dan molekul yang bertahan melawan kuman.


 berupa sistem yang mendorong tubuh untuk menanggapi penjajah (bakteri & virus) dengan cara yang spesifik untuk patogen.‎


Untung saja saya menemukan publikasi open access yang relevan dengan pertanyaan ini


Pada penelitian ini dilakukan analisis 23,394 fenotip yang berkaitan pada imun pada 497 perempuan kembar dewasa. Hasilnya menunjukkan 76% sifat-sifat kekebalan diturunkan melalui genetik, sedangkan 24% sisanya dipengaruhi oleh lingkungan.

Data-data ini menyoroti pentingnya pengaruh lingkungan masa kanak-kanak bersama seperti diet, infeksi atau mikroba dalam membentuk homeostasis kekebalan tubuh untuk monosit, sel B1, sel γδ T dan sel NKT, sedangkan sel dendritik, sel B2, sel CD4 T dan CD8 T lebih dipengaruhi oleh genetika. Meskipun subset leukosyte dipengaruhi oleh genetika dan lingkungan, sifat kekebalan adaptif lebih dipengaruhi oleh genetika, sedangkan sifat kekebalan bawaan lebih dipengaruhi oleh lingkungan[3]

nUwUn

Referensi :

  1. Massimo Mangino, Mario Roederer, Margaret H. Beddall, Frank O. Nestle, Tim D. Spector. Innate and adaptive immune traits are differentially affected by genetic and environmental factorsNature Communications, 2017; 8: 13850 DOI: 10.1038/NCOMMS13850
  2. King's College London. "Genetics play a significant role in immunity." ScienceDaily. ScienceDaily, 5 January 2017. <Genetics play a significant role in immunity>.
  3. How Genetics Plays a Role in Our Immune System (naturalremediesandtreatments.com)
  4. The Adaptive Immune System - Molecular Biology of the Cell - NCBI Bookshelf (nih.gov)
  5. Catatan Kaki

Comments